Pages

Sabtu, 07 Maret 2015

Meninggal didalam Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh


seorang jamaah shalat magrib meninggal dunia ketika melaksankan shalat di mesjid rraya baiturrahman banda aceh pada hari sabtu 7 maret 2015, menurut informasi dari jamaah yang sedang melaksanakan shalat di mesjid itu korban terjatuh saat berupaya mengejar rakaat terakhir. Kemungkinan korban terjatuh karena lantai masjid yang licin, dekat pintu masuk depan sebelah utara masjid, tak jauh dari tempat wudhu pria, beberpa menit kemudian bapak tersebut sudah di identifikasi oleh istri dan anaknya yang juga melaksanakan shalat magrib berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman menuturkan kepada jamaah lainnya, bahwa mereka adalah warga Aceh Jaya yang datang ke Banda Aceh untuk menjenguk keluarganya yang sakit .Mudah2an beliau husnul khatimah..


PERSYARATAN DAN KUOTA BIDIKMISI 2015

Persyaratan Calon Penerima
Persyaratan untuk mendaftar tahun 2015 adalah sebagai berikut:

1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2015;
2. Lulusan tahun 2014 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:

a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM);
b. Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya ;
c. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata-rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir; dan atau
d. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
6. Berpotensi akademik baik berdasarkan rekomendasi kepala sekolah.
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:

A. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
3) Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN
b. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.

B. Kuota Mahasiswa Baru

1. Kuota Bidikmisi didistribusikan sesuai urutan prioritas sebagai berikut:
a. SNMPTN dan seleksi mandiri (PTN non SNMPTN, Politeknik dan PTS);
b. SBMPTN;
c. Seleksi mandiri PTN.

2. Kuota Kopertis ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Ditjen Belmawa bersama Kopertis dengan pertimbangan: (1) jumlah program studi yang memenuhi syarat akreditasi; (2) jumlah perguruan tinggi yang memenuhi syarat; (3) tingkat kemiskinan wilayah

3. Kuota PTS melalui seleksi mandiri ditetapkan oleh Kopertis berdasarkan: (1) jumlah program studi yang memenuhi persyaratan akreditasi, dengan proporsi maksimal 20% dari total mahasiswa baru; (2) Kondisi geografis, karakteristik sosial ekonomi sekitar perguruan tinggi negeri untuk kekhususan wilayah 3T; (3) ketaatan perguruan tinggi terhadap azas pengelolaan yang baik;

4. Kuota untuk PTS termasuk penentuan program studi dilakukan oleh Ditjen Belmawa bersama Kopertis Wilayah dengan kriteria khusus.

Cara Mendaftar Beasiswa Bidik Misi Tahun 2015

Beasiswa Bidik Misi 2015, beasiswa Bidik misi yang lagsung dari Kemendiknas RI, telah dibuka dan sistem pendaftaran onlinenya dibuka secara online. Beasiswa Bidik Misi adalah Beasiswa diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III dengan ketentuan penerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif.
Tujuan Beasiswa Bidik Misi 2015
  • Meningkatkan motivasi belajar dan prestasi calon mahasiswa, khususnya mereka yang menghadapi kendala ekonomi;
  • Meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik;
  • Menjamin keberlangsungan studi mahasiswa sampai selesai dan tepat waktu; Meningkatkan prestasi mahasiswa, baik pada bidang kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler;
  • Menimbulkan dampak iring bagi mahasiswa dan calon mahasiswa lain untuk selalu meningkatkan prestasi dan kompetitif;
  • Melahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan memiliki kepedulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upaya pemutusan mata rantai kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
Alokasi Bidik Misi 2015
Pada 2015, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengalokasikan anggaran program beasiswa Bidik Misi bagi 60 ribu mahasiswa. “Pada awalnya, program Bidik Misi tahun 2010 hanya untuk 10 ribu mahasiswa. Sekarang setiap tahun untuk 60 ribu. Selama empat tahun ada 240 ribu mahasiswa skala penuh yang terbiayai. Jadi tidak berkurang, akan 60 ribu lagi (2014),” kata Mendikbud M Nuh seusai acara penyerahan beasiswa dari Tanoto Foundation kepada 230 mahasiswa di Jakarta, kemarin. Nuh mengungkapkan program beasiswa juga ada yang dari pihak kampus maupun swasta. Karena itu, ia yakin misi untuk meningkatkan angka partisipasi mahasiswa menempuh pendidikan di perguruan tinggi tercapai. Menurut Dirjen Pendidikan Tinggi Djoko Santoso, sebesar 5% program Bidik Misi belum terserap karena adanya mahasiswa yang tidak mengambil dana tersebut. Mendikbud berpendapat agar program Bidik Misi dapat terserap baik, teknis pengelolaannya masih harus diperbaiki dan disempurnakan. Soal pinjaman untuk biaya pendidikan mahasiswa seperti diamanatkan UU No 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, Nuh mengaku hal itu tidak disiapkan Kemendikbud.

Persyaratan Calon Penerima
Persyaratan untuk mendaftar tahun 2015 adalah sebagai berikut:
  • Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2015;
  • Lulusan tahun 2014 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
  • Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
  • Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut: a.  Pendapatan kotor  gabungan orangtua/wali  (suami istri)  sebesar-besarnya  Rp3.000.000,00  per  bulan.  Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir. b.  Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
  • Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
  • Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan sekolah.
  • Pendaftar difasilitasi untuk memilih  salah satu diantara  PTN  atau PTS  dengan ketentuan:
PTN dengan pilihan seleksi masuk:
  • Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
  • Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
  • Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN.
PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.
Kuota Mahasiswa Baru
  • Alokasi  kuota  mahasiswa baru setiap tahun  diusulkan  oleh  PTN  untuk dinilai dan ditetapkan oleh Ditjen Dikti.
  • Penilaian  pada butir (1)  dilakukan dengan  mempertimbangkan  jumlah mahasiswa baru yang diterima setiap tahunnya  dan/atau jumlah mahasiswa di  PTN, jenis dan status akreditasi program studi serta pertimbangan lainnya. 
  • Distribusi kuota  di  PTN  meliputi seluruh program studi sesuai peminatan calon mahasiswa.
  • Hasil distribusi  masing-masing program studi  yang  akan diterima  melalui pola Seleksi Nasional atau Seleksi Mandiri  ditetapkan oleh masing-masing PTN melalui Surat Keputusan Rektor/Direktur/Ketua dan dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud,
  • Kuota untuk PTS  termasuk penentuan  program studi  dilakukan  oleh  Ditjen  Dikti bersama Kopertis Wilayah dengan kriteria khusus.
    Jadwal Penting Bidik Misi 2015
    Jadwal penting bidikmisi tahun 2015
    • Pendaftaran Sekolah 15 Januari 2015 s/d 01 September 2015
    • Pendaftaran Siswa 15 Januari 2015 s/d 01 September 2015
    • PMDK-PN 09 Februari 2015 s/d 08 Mei 2015
    • SNMPTN 10 Februari 2015 s/d 12 Maret 2015
    • Seleksi Mandiri PTN 10 Februari 2015 s/d 01 September 2015
    • Seleksi Mandiri PTS 10 Februari 2015 s/d 01 September 2015
    • SBMPTN 16 Maret 2015 s/d 03 Juni 2015

      Demikianlah artikel sederhana mengenai cara mendaftar beasiswa bidik misi tahun 2015, semoga artikel ini tentunya memberikan informasi yang bermanfaat.

      Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Jalur Bidik Misi

      Siswa Pelamar Bidikmisi
      • Calon peserta Bidikmisi terlebih dahulu mempelajari prosedur pendaftaran Bidikmisi melalui lamanhttp://bidikmisi.dikti.go.id 
      • Calon peserta Bidikmisi terlebih dahulu harus didaftarkan oleh kepala sekolah melalui lamanhttp://bidikmisi.dikti.go.id  Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan memperoleh Kode Akses Pendaftaran (KAP) dan PIN.
      • Apabila calon peserta Bidikmisi direkomendasikan oleh Kepala Sekolah untuk mengikuti SNMPTN Jalur Undangan, maka PIN digunakan sebagai pengganti pembayaran biaya pendaftaran.
      • Siswa yang memperoleh KAP dan PIN dapat mendaftar/mengisi biodata melalui lamanhttp://undangan.snmptn.ac.id 
      • Apabila calon peserta Bidikmisi tidak memenuhi persyaratan seleksi Jalur Undangan atau dinyatakan tidak diterima melalui seleksi Jalur Undangan, maka KAP dan PIN dapat digunakan lagi untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis tanpa harus membayar biaya ujian.
      • Apabila calon peserta Bidikmisi telah dinyatakan lulus melalui seleksi Jalur Undangan dan berkeinginan untuk mendaftar SNMPTN Jalur Ujian Tertulis, maka PIN yang telah diperoleh dinyatakan tidak berlaku dan yang bersangkutan harus membayar biaya ujian dengan menggunakan KAP yang telah diperoleh sebelumnya.

      Informasi Bidik Misi : http://bidikmisi.dikti.go.id 

      Posting Lama

      MAU PASANG WI FI DIRUMAH ?
      tapi tidak ada jaringan telkom ?
      kami bisa memasang wi-fi dirumah atau kantor anda
      hubungi kami :
      BELIANET SAMAHANI ACEH BESAR
      0853 72299929